Jual bolier Tungku (Cangkang sawit)

  • Next Post
  • Previous Post

Jual bolier Tungku (Cangkang sawit)

Pengertian dan Fungsi Boiler Steam

Pengertian Boiler Tungku Pada dasarnya adalah alat yang berfungsi untuk memanaskan air dengan menggunakan panas dari hasil pembakaran bahan bakar, panas hasil pembakaran selanjutnya dialirkan ke air sehingga menghasilkan steam (uap air yang memiliki temperatur tinggi). Dari pengertian tersebut berarti kita dapat menyimpulkan bahwa boiler berfungsi untuk memproduksi steam (uap) yang dapat digunakan untuk proses/kebutuhan selanjutnya. Seperti yang kita ketahui bahwa steam dapat digunakan untuk menjaga suhu dalam kolom destilasi minyak bumi dan proses evaporasi pada Boiler. Umumnya bahan bakar yang digunakan untuk memanaskan boiler model tungku yaitu batu bara, cangkang sawit, kayu bakar, dan minyak.

Boiler Tungku

Supaya memperoleh pembakaran yang baik didalam ketel maka diperlukan, yaitu:
»Perbandingan pemakaian bahan bakar harus sesuai (cangkang dan serabut)
»Udara yang dipakai harus mencukupi
»Waktu yang diperlukan untutk proses pembakaran harus cukup.
»Panas yang cukup untuk memulai pembakaran
»Kerapatan yang cukup untuk merambatkan nyala apa

Karakteristik dan spesifikasi Boiler tungku :

Pembakaran yang optimal dan perpindahan panas maksimum dengan system tungku basah, dengan ruang yang luas, pembakaran tidak kontak dengan dinding dingin tungku . Pemanasan permukaan tungku besar menyempurnakan transfer panas yang maksimal. Akibatnya suhu gas buang sudah berkurang jauh,sebelum memasuki tabung api. Konsep ini tidak hanya mengurangi beban pada pelat tabung (yang menjamin kekuatan jangka panjang) danjuga menghindari abu meleleh menempel pada tabung api

Perawatan mudah & aksesibilitas

Pembakaran yang optimal dan dipilih dengan cermat kecepatan gas buang di tabung api mengurangi kekotoran tabung api untuk minimum. Aksesibilitas terjamin melalui pintu.
konstruksi yang solid Tabung api digulung dan dilas yang menghasilkan:

• kontak erat antara firetube dan piring tabung, untuk menghindari celah adanya korosi outsticking tabung-ujung pada pelat tabung, sehingga pendinginan lengkap terjamin

• tidak ada kekotoran didalam antara tabung pembakaran dan piring tabung Kontrol kualitas fabrikasi:

Material & Construction

»Plates material of pressure ,part SA 516gr.70
»Tube material of pressure ,part barnd Benteler /Mannesmann mfg France/Germany
»Material/thickness thermal isolation, Rock wool/100mm
»Material / thickness of cladding, almunium sheet/ 07mm
»Frame material /other plates, ASTM 36/(Mild Steel)
»Water/Steam / Oil pipes (Outside) ASTM A 106 Gr B

Boiler equipments o 1 vent valve

o 3 drain valves

o 2 water level gauge

o 2 Feed Water pumps with electrical motor mounted on a steel frame.
o Accessories : Main valve, Inlet Feed Water Valve with Check Valve and

Blowdown Valve

Safe operation

Regulation and safety pressurestat determine respectively the required and maximum working pressure.

Control and safety devices:

o 1 safety Pressure witch
o 1 manometer

o 1 regulation Pressure Transmitter with digital isplay
o 1 Water Level Control

o 1 Water Level Switch Safety o 1 flue gas temp.gauge

o 2 safety valves

Control panel

1 Free Standing Electric Switch Box: The type control panel suitable for floor mounting pre-wired control for all primary components.

Operating voltage 380 V, 3 Phase, Neutral, Control voltage 220 V, single phase, 50 Hz.

Centralized control panel with the following items:

– Control and Main voltage

– High pressure – manual reset

– Low pressure – automatic reset

– Low water level – automatic reset

– Low low water level – manual reset

– Flame failure/High Temperature Furnace

• Base Control : Boiler Steam Pressure
• Operation Feeding : On Off /High- Low Pressure Steam

Dust Collector c/w Cast Iron Swirl Tube & Dust Bin

Type Multi-Cyclon

Dimension 2500 L x 1500 W x 4100 H mm

Thickness Of Casing 5 mm

Painting Heat Resistance Quality Paint

Material SA 36 (Mild Steel)

Engineering document

Basic document which provided by IDM

– Plant lay-out drawing & Load plan for foundation

– Schematic diagram

– Electrical connection

– Electrical diagram

– Instruction manual regarding the operation and maintenance

Ada pun bagian-bagian pada Boiler :

A.) Tungku Pengapian (Furnace)
Tungku Pengapian ini merupakan tempat terjadinya pembakaran bahan bakar yang akan menjadi sumber panas, proses penerimaan panas oleh media air dilakukan melalui pipa yang telah dialiri air, pipa tersebut menempel pada dinding tungku pembakaran. Proses perpindahan panas pada furnace terjadi dengan 3 cara yaitu:

furnace Tungku pengapian

  1. Perpindahan panas secara radiasi, dimana akan terjadi pancaran panas dari api atau gas yang akan menempel pada dinding tube sehingga panas tersebut akan diserap oleh fluida yang mengalir di dalamnya.
  2. Perpindahan panas secara konduksi, panas mengalir melalui hantaran dari sisi pipa yang menerima panas kedalam sisi pipa yang memberi panas pada air.
  3. Perpindahan panas secara konveksi. panas yang terjadi dengan singgungan molekul-molekul air sehingga panas akan menyebar kesetiap aliran air.

B.) Superheater
Perheater adalah tempat pengeringan steam, karna uap yang berasal dari steam drum masih dalam keadaan basah sehingga belum dapat digunakan. Proses pemanasan lanjutan menggunakan superheater pipe yang dipanaskan dengan suhu 260°C sampai 350°C. Dengan suhu tersebut, uap akan menjadi kering dan dapat digunakan untuk menggerakkan turbin maupun untuk keperluan peralatan lain.

C.) Steam Air Heater
Bagian Komponen ini merupakan alat yang berfungsi untuk memanaskan udara yang digunakan untuk menghembus/meniup bahan bakar agar dapat terbakar sempurna. Udara yang akan dihembuskan, sebelum melewati air heater memiliki suhu yang sama dengan suhu udara normal (suhu luar) yaitu 38°C. Namun, setelah melalui air heater, suhunya udara tersebut akan meningkat menjadi 230°C sehingga sudah dapat digunakan untuk menghilangkan kandungan air yang terkandung didalamnya karena uap air dapat menganggu proses pembakaran.

D.) Steam Drum
Steam drum alat ini berfungsi sebagai tempat penampungan air panas serta tempat terbentuknya uap. Drum ini menampung uap jenuh (saturated steam) beserta air dengan perbandingan seimbang. untuk menghindari agar air tidak terbawa oleh uap, maka dipasangi sekat-sekat, air yang memiliki suhu rendah akan turun ke bawah dan air yang bersuhu tinggi akan naik ke atas dan kemudian menguap.
E.) Penyaring Abu (Dust Collector )
Alat Bagian ini berfungsi untuk menangkap atau mengumpulkan abu yang berada pada aliran pembakaran hingga debu yang terikut dalam gas buang. Keuntungan menggunakan alat ini adalah gas hasil pembakaran yang dibuang ke udara bebas dari kandungan debu. Alasannya tidak lain karena debu dapat mencemari udara di lingkungan sekitar, serta bertujuan untuk mengurangi kemungkinan  terjadinya kerusakan pada alat akibat adanya gesekan abu maupun pasir.
F.)Lubang Abu/( Ash pit)
Ruang di mana abu menumpuk di bawah api. abu terjatuh melalui perapian api ke dalam kotak yang sering dilepas (removable box).
G.) Pembuangan Air Ketel (Blow down)
Alat Komponen  ini berfungsi untuk membuang air dalam drum bagian atas. Pembuangan air dilakukan bila terdapat zat-zat yang tidak dapat terlarut, contoh sederhananya ialah munculnya busa yang dapat menganggu pengamatan terhadap gelas penduga. Untuk mengeluarkan air dari dalam drum, digunakan blowdown valve yang terpasang pada drum atas, katup ini bekerja bila jumlah busa sudah melewati batas yang telah ditentukan.

Share the Post

About the Author

  • Next Post
  • Previous Post